View Static Version
Loading

Manusia Aneh Yang Paling Terkenal Dari Barnum Berita unik aneh menarik sejak tahun 2011

Selama tahun 1800-an, Phineas Taylor Barnum atau yang terkenal dengan nama P.T. Barnum dikenal sebagai seorang The Great American Showman. Barnum ini memfokuskan pada pertunjukan aneh dan sekiranya mampu menarik para penonton yang rela membayar untuk menyaksikan pertunjukan yang tidak biasa. Dari sekian cara Barnum untuk mendapatkan uang dari pertunjukkan anehnya, ada satu cara yang cukup membuat orang tertarik untuk membayar yaitu dengan mengeksploitasi kelainan orang-orang. Berikut berita unik aneh menarik yang bisa disajikan untuk teman teman semua

Acara tersebut dikenal dengan nama Freak Show. Barnum berkeliling dunia dan berhasil menginspirasi banyak sirkus lainnya untuk mengikuti jejaknya dan membuat acara serupa namun dengan versi mereka. Barnum mempertunjukkan aksi dari orang-orang yang memiliki kelainan fisik atau disabilitas. Tapi, banyak dari orang-orang tersebut yang diberi kelebihan dengan menjadi terkenal dan kaya, bahkan lebih dari orang yang memiliki fisik lengkap. Banyak dari orang-orang yag diperkerjakan ini yang menjadi terkenal seperti beberapa orang berikut ini.

Joice Heth

Pertama dimulai dari seorang wanita yang bernama Joice Heth. Dia mengklaim bahwa Joice telah berumur 161 tahun. Barnum mendapatkan informasi mengenai Joice dari seorang rekan yang kebetulan sesama pemilik sirkus, R. Lindsay yang berada di Kentucky. Joice sendiri memiliki kelainan pada matanya. Matanya buta dan nampak seperti tenggelam di kepalanya dan itu membuatnya terlihat lebih tua. Selain itu, Joice juga terus menerus bercerita tentang dirinya yang harus menghabiskan waktunya untuk menjadi perawat George Washington. Barnum juga menulis didalam biografinya bahwa dia telah membayar sejumlah uang sekitar 1000 dolar untuk membeli Joice. Pada saat itu, perbudakan masih diperbolehkan di Amerika Serikat.

Setelah menjadi pemilik baru Joice,Barnum kemudian membawa Joice ke dalam sebuah tur yang di mulai dari New York City dan terus sampai ke sepanjang Pantai Timur. Joice akan mulai memamerkan aktingnya di musem, ruang konser dan losmen. Banyak orang yang rela membayar sejumlah uang hanya untuk menyaksikan Joice beratraksi. Secara fisik Joice memang terlihat sangat tua, sampai satu surat kabar mengira bahwa Joice adalah sebuah boneka robot. Melihat reaksi penonton yang sangat antusias, Barnum kemudian mulai mengambil lebih banyak atraksi manusia dengan kelainan lainnya untuk acaranya.

Pada tahun 1836, Joice meninggal dunia. Ketika Joice meninggal, para dokter mulai melakukan otopsi. Mereka kemudian menyimpulkan bahwa ternyata Joice tidak setua yang dikatakan oleh Barnum. Menurut para Dokter, Joice berusia 80 tahun saat dia meninggal. Dan hal itu menimbulkan banyak perdebatan dan spekulasi mengenai usia Joice yang sebenarnya. Bahkan ketika otopsi Joice, ada sebanyak 1.500 orang yang rela membayar untuk melihat otopsinya.

The Warren Sister’s

Lavinia dan Minnie Warren merupakan saudara perempuan yang lahir tujuh tahun terpisah. Mereka berdua mengidap kelainan pada fisiknya yaitu menderita Hipofisis, sementara itu saudara kandung mereka tumbuh dengan ukuran rata-rata. Lavinia merupakan seorang aktris, bahkan dia pernah bermain dalam film bisu yang berjudul The Liliputians Courtship. Dia lalu menikah dengan Tom Thumb. Tentu saja Barnum mengeksplotasi upacaranya. Lalu, Minnie Warren juga kemudian menikah dengan Commodore Nutt yang juga merupakan pemain kerdil. Namun, menyedihkannya, Minnie Warren meninggal karena melahirkan. Mereka sangat terkenal, bahkan orang terpandang sekelas Abraham Lincoln pun penggemar berat orang-orang kecil tersebut dan sempat bertemu mereka secara pribadi.

Gadis Berkaki Empat, Myrtle Corbin

Myrtle Corbin atau gadis yang memiliki empat kaki ini memiliki kembaran digypus yang tumbuh dari tubuhnya yang belum terbentuk sempurna di dalam rahim. Corbin memiliki kelainan yaitu memiliki dua set tubuh bagian bawah yang sepenuhnya terbentuk dari bagian pusar kebawah dan satu batang tubuh, lengan dan kepala. Corbin kemudian bergabung dengan P.T. Barnum Ringling Circus Freak Show saat dia baru berusia 13 tahun sebagai gadis berkaki empat. Dari pertunjukkannya, dia mampu mengumpulkan uang lebih dari 450 dolar seminggu.

Selama perjalanan karirnya di pertunjukkan bersama dengan Barnum, Corbin kemudian bertemu dengan seorang pria bernama James Clinton Bickbell di Kentucky. Mereka lalu memutuskan untuk menikah ketika usia Corbin menginjak 19 tahun. Selain memiliki empat kaki, Corbin juga rupanya memiliki dua set organ seksual eksternal dan internal. Dari pernikahannya dengan James, mereka dikarunia 5 orang anak.

Pria Liar Dari Kalimantan

Barnum terus mempertunjukkan kurcaci dalam shownya. Kemudian dia bertemu dengan saudara laki-laki Hiram dan Barney Davis. Mereka juga memiliki kelainan pada fisik mereka. Mereka berdua hanya memiliki berat sekitar 45 pound, namun ternyata mereka memiliki kekuatan yang luar biasa. Mereka dapat mengangkat sesuatu yang beratnya mencapai 300 pound. Salah satu aksi yang mereka pertontonkan adalah menjemput anggota audiensi. Barnum lalu memutuskan untuk memanggil mereka dengan nama Waino dan Plutanor dan menghadirkan mereka sebagai seorang manusia liar dari Kalimantan. Barnum juga membuat cerita dengan latar belakang bahwa mereka adalah penduduk asli yang ditangkap dan berasal dari pulau Kalimantan. Penonton yang hadir pun dibuat percaya oleh cerita mereka dan membuat orang-orang yang hadir saat itu berfikir bahwa semua orang dari Kalimantan buas seperti Waino dan Plutanor.

Selama pertunjukan mereka yang di Barnum’s New American Museum di New York, Waino dan Plutanor telah mendapatkan uang lebih dari 200.000 dolar dan itu merupakan jumlah yang sangat luar biasa untuk tahun 1800-an. Saat mereka beranjak dewasa, kedua kembar itu mengalami kebutaan. Mereka lalu di rawat dengan sangat baik sampai usia tua mereka. Dan kebohongan mengenai identitas sejati mereka rupanya masih terus berlanjut di publik. Ketika ada surat kabar yang memberitakan tentang kematian Plutanor, mereka menulis seakan-akan dia benar-benar manusia liar yang berasal dari Kalimantan.

Manusia Raksasa Cina, Chang Yu Sing

Chang Yu Sing memiliki tinggi lebih dari 8 kaki dengan berat sekitar 364 pound. Barnum kebetulan suka sekali dengan pakaian dan berjubah panjang seperti milik Cina, karena dia percaya bahwa pakaian yang panjang dapat memberikan ilusi ketinggian. Barnum sendiri kemudian mengiklankan bahwa Chang sebenarnya memiliki tinggi 9 kaki. Ketika Chang Yu Sing menjadi bagian pertunjukkan anehnya, dia akan menyoroti sesuatu yang membuatnya berbeda, yaitu mengolok-olok anggapan bahwa orang-orang Cina memiliki tubuh yang pendek dan tentu saja Chang Yu Sing dianggap luar biasa karena tinggi badannya dan dapat menarik penonton setidaknya dalam waktu yang singkat. Tidak ada catatan detail mengenai waktu yang dihabiskan Chang Yu Sing di pertunjukkan aneh milik Barnum ini. kemungkinannya Chang Yu Sing memiliki kontrak yang pendek.

Zip The Pinhead

William Henry Johnson tumbuh dan besar dari keluarga mantan budak. Dia juga harus terlahir dengan kondisi fisik yang tidak normal. William menderita kelainan yang jika dalam dunia medis disebut dengan Microcephaly, yaitu kondisi dimana otak tidak berkembang dengan baik dan penderitanya memiliki kepala kecil yang tidak normal. Penderita penyakit ini juga akan menderita gangguan pada mentalnya. Barnum lalu mengikutsertakan William kedalam pertunjukkannya dan menyebut dirinya dengan Zip The Pinhead. Barnum mengklaim bahwa William adalah hasil dari evolusi antara manusia dan juga kera. Barnum juga menempatkan William kedalam sangkar yang besar. Dan saat tirai ditarik, William akan memekik keras seraya mengguncangkan jeruji. Seiring dengan berjalannya waktu, Barnum mengatakan telah berhasil menjinakkan William ini, lalu William atau Zip The Pinhead akan berdiri di samping manusia aneh lainnya pada layar. semoga berita unik aneh dari https://www.anehdidunia.com ini bisa membuat anda terhibur

Credits:

https://www.anehdidunia.com

NextPrevious

Anchor link copied.

Report Abuse

If you feel that the content of this page violates the Adobe Terms of Use, you may report this content by filling out this quick form.

To report a copyright violation, please follow the DMCA section in the Terms of Use.