Surah Az-Zalzalah Kegoncangan

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

___

(1)

إِذَا زُلۡزِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ زِلۡزَالَهَا

Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat)

(2)

وَأَخۡرَجَتِ ٱلۡأَرۡضُ أَثۡقَالَهَا

dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya

(3)

وَقَالَ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا لَهَا

dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?"

(4)

يَوۡمَئِذٖ تُحَدِّثُ أَخۡبَارَهَا

pada hari itu bumi menceritakan beritanya

(5)

بِأَنَّ رَبَّكَ أَوۡحَىٰ لَهَا

karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya

(6)

يَوۡمَئِذٖ يَصۡدُرُ ٱلنَّاسُ أَشۡتَاتٗا لِّيُرَوۡاْ أَعۡمَٰلَهُمۡ

Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka

(7)

فَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرٗا يَرَهُ

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya

(8)

وَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٖ شَرّٗا يَرَهُ

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula

_________

TAFSIR IBNU KATSIR

_________

CONTOH BACAAN

Sheikh Ayman Suwayd

TAJWID

✅ Hukum Ikhfa pada kata الإنسان, suara nun dibaca samar ketika bertemu huruf Sin. Selain itu juga terjadi pada يومئذ تحدث ketika bertemu huruf Ta’

✅ Idgham bighunnah naqish terjadi pada bacaan يومئذ يصدر di mana suara n pada tanwin dileburkan ke huruf setelahnya (yaitu Ya’) dan disertai dengan dengung, di namakan naqish (kurang) dan tidak sempurna leburnya, karena masih ada shifat bacaan n (tanwin) yang tersisa yaitu masih menyisakan ghunnah, sehingga tidak bisa disamakan cara baca hukum ini dengan huruf Ya’ bertasydid. Dan yang semisal dengannya ada pada bacaan فمن يعمل , خيرايره,

✅ Idgham bilaa ghunnah terjadi pada bacaan أشتاتا ليروا di mana suara n pada tanwin dileburkan ke huruf setelahnya (yaitu Lam) dan tidak disertai dengung, cara bacanya ialah seperti huruf Lam bertasydid

✅ Ikhfa pada kata ذرة شرا , suara n pada tanwin dibaca samar ketika bertemu huruf Syin

✅ Izhar pad kata ذرة خيرا, suara nun pada tanwin dibaca jelas ketike bertemu huruf Kha’

KOSAKATA

إِذَا apabila

زُلۡزِلَتِ digoncangkan

ٱلۡأَرۡضُ bumi

زِلۡزَالَهَا dengan goncangannya (yang dahsyat)

وَأَخۡرَجَتِ dan telah mengeluarkan

ٱلۡأَرۡضُ bumi

أَثۡقَالَهَا beban-beban berat (yang dikandung)nya

وَقَالَ dan bertanya

ٱلۡإِنسَٰنُ manusia

مَا لَهَا : "Mengapa bumi (menjadi begini)?"

يَوۡمَئِذٖ pada hari itu

تُحَدِّثُ (bumi) menceritakan

أَخۡبَارَهَا beritanya

بِأَنَّ karena sesungguhnya

رَبَّكَ Tuhanmu

أَوۡحَىٰ telah memerintahkan (mewahyukan)

لَهَا kepadanya

يَوۡمَئِذٖ Pada hari itu

يَصۡدُرُ ٱلنَّاسُ manusia ke luar (dari kuburnya)

أَشۡتَاتٗا dalam keadaan bermacam-macam

لِّيُرَوۡاْ supaya diperlihatkan kepada mereka

أَعۡمَٰلَهُمۡ (balasan) pekerjaan mereka

فَمَن maka Barangsiapa yang

يَعۡمَلۡ mengerjakan

مِثۡقَالَ seberat

ذَرَّةٍ dzarrahpun

خَيۡرٗا dari kebaikan

يَرَهُۥ , niscaya dia akan melihat (balasan)nya

وَمَن dan Barangsiapa yang

يَعۡمَلۡ mengerjakan

مِثۡقَالَ seberat

ذَرَّةٍ dzarrahpun

شَرّٗا dari keburukan

يَرَهُۥ , niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula

BAHASA ARAB

  1. Fi'l pada dasarnya terdiri dari 3 huruf contoh حسد, قال dsb, namun pada ayat pertama ini adalah contoh fi'l yang tersusun atas 4 huruf, yaitu زلزل contoh yang lain adalah وسوس (pada surah an-Nas).
  2. Ism yang berfungsi sebagai Subjek penderita jika jatuh setelah Fi'l yang pasif maka umumnya diharakati dengan Dlammah, contoh pada ayat pertama maka al-Ardl (الأرض) diberikan harakat Dlammah lantaran berkedudukan sebagai Subjek penderita pada kalimat pasif (karena fi'l زلزل merupakan bentuk pasif).
  3. Jika زلزل (zalzala) merupakan bentuk fi'lnya maka زلزال (zilzaal) merupakan bentuk Ism nya yang bermakna kata benda/jenis sehingga jika zalzala itu bentuk kata kerjanya, maka zilzal merupakan hasil dari perbuatan zalzala itu. zalzala merupakan pola fi'l madli (lampau) dan zilzal merupakan pola Ism mashdar (kata benda).
  4. Jika ada Man (من) dalam bentuk kalimat yang bermakna sebab akibat, maka akan membuat fi’l setelahnya menjadi sukun. Asalnya adalah يَعْمَلُ akan tetapi ketika kemasukan Man (من) maka jadilah ia sukun يَعْمَلْ .
  5. Gabungan Ism dari مثقال ذرة merupakan bentuk kata majemuk, di mana untuk harakat akhir pada kata keduanya dengan ciri utama kasrah yaitu (ذرة) dzarratin. Adapun harakat akhir pada kata pertamanya disesuaikan dengan jabatan dia di dalam kalimat tersebut

MAU BELAJAR QUR'AN?

Ngaji bareng Imam Masjid Al-Ikhlash Jatipadang

Kalau mau ikutan...

Masjid Al-Ikhlash Jatipadang

Credits:

Created with images by Free Quran Pictures 4K - "Surat Az-Zalzalah (The Earthquake) / سورة الزلزلة" Referensi Contoh Bacaan, Tajwid, Kosakata, dan Bahasa Arab: #muslimHQ #SPM #sahabatpelajarmuslim #IJMA 🌐 pelajarmuslim.com  📲 telegram.me/ijma30 🏡 Sekretariat SPM, Griya Pelajar Muslim Jalan H M Sairi no 147 RTM Depok, Jawa Barat

Made with Adobe Slate

Make your words and images move.

Get Slate

Report Abuse

If you feel that this video content violates the Adobe Terms of Use, you may report this content by filling out this quick form.

To report a Copyright Violation, please follow Section 17 in the Terms of Use.